Feeds:
Pos
Komentar

SEMBODO : kata yang pantas untuk seluruh warga Paguyuban Onthel rabuk Yuswo yang sedang berulang Tahun
Gowes Bareng Walikota Yogyakarta, dikuti lebih dari 3800 Peserta, 40 Komunitas Sepeda, dan Warga Masyarakat Jogja dan sekitarnya
Terimakasih yang sebesar besarnya kepada :
Walikota Yogyakarta dan juga Pembina PORY Bp. Herry Zudianto,Kapolresta Yogyakarta AKBP Mustaqim, PEMBINA PORY : Bp. RM. Sinar Biyatnujanat, Bp.KPH. Tri Harjun Ismaji, Bp. Agung Prasetyo, Bp.Herman Dody Isdarmadi, Bp. Eko Priyo Suroso, PEMBINA poxie : Bp. Hanafi Rais, Kapolsek mantrijeron Kompol Aryuniwati SH,Camat Mantrijeron, Komunitas Sepeda, Warga Masyarakat Yogyakarta, TV One, Panitia dan Seluruh Pendukung Acara yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu,…

https://www.facebook.com/media/set/?set=a.260243137325713.83636.100000200850972&type=1

Ada yang lain dari upacara pernikahan dari saudra Hastoto yang kebetulan menjabat sebagi sekertaris Paguyuban Onthel Rabuk Yuswo PORY,
kemeriaan pernikahan kali ini cukup dirasakan,setelah prosesi Akad nikah pengantin diarak oleh rombongan Onthel PORY Jogjakarta keliling kota Yogyakarta


Ratusan anggota PORY mengiringi rombongan pengantin dengan pakaiaan yang menarik sesuai dengan profesi masing – masing, selama dalam perjalanan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Yogyakarta menjadikan hiburan tersendiri bagi warga masyarakat, tidak terlepas pula dari Yogyakarta sebagai kota wisata bersepeda,… diawali dari prosesi penjeputan yang dilakukan Anggota PORY kemudian Pengantin dipersilahkan naik keatas Becak yang sudah didesain sedemikian menarik spesial disiapkan panitia untuk mempelai berdua, kemudian iring iringan rombongan onthel berjalan mengelilingi kota Yogyakarta,
menjadi kesan tersendiri bagi Mempelai berdua dan juga seluruh anggota, menjadi salah satu cara mempererat tali kekeluargaan  Paguyuban Onthel Rabuk Yuswo.
Setelah sampai di depan Kantor Pos Besar Yogyakarta seluruh rombongan memberikan uacapn kepada mempelai ../….

Doa yang teriring semoga menjadi keluarga yang berbahagia Sakinah Mawadah Wa Rahmah … Amien … Bagi warga Masyarakat yang tertarik dapat menghubungi pengurus Paguyuban Onthel Rabuk Yuswo PORY.

Minggu Pagi jadi momment penting Sesi foto Pasukan Onthel untuk kampanye bersepeda bersama wali kotYogyakarta, dengan Uniform Ala tentara BKR lengkap dengan atribut PORY Jadul sebutan sehari hari mengawali Sesi foto dengaan pak wali, Difoto langsung Oleh Pak Edial salah satu Fotrografer yang sudah cukup punya nama di Jogjakarta dengan benyak karya yang ditampilkan dan masih aktif sebagi dosen ISI Yogyakarta mengambil sesi demi sesi Pemotratan pagi itu,.. Pory jadul menjadi salah satu kebanggan Paguyuban  PORY dengan atribut Jadulnnya mencoba mengenalkan kebudayaan bersepeda yang sudah lama ada di Jogjakarta dan harus terus dilestarikan bersama,

Tiap Malam minggu kita selalu Tampil nongkrong bareng didepan Benteng Vredeburg Jogja lengkap dengan ostum jadulnnya, Cukup unik memang tampil dengan seragam jadul bersepeda keliling kota menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatwan lokal maupun International, misalnnya sebut saja Mr. Hasan asal Iraq merasa bangga bisa berfoto bersama tim jadul pory karena beliau tidak menemukannnya dinegara tempat dia tinggal, … Kemudian Stef  Wisman Asal amerika yang terkagum kagum melihat sekelompok orang bersepeda berbusana ala tentara jaman dahulu menjadi daya tarik mereka untuk diabadikan ….

berbeda dengan iti Sasha Rombongan Wisata Asal Jakarta yang meminta mengabadikan Gambar Berfoto dengan Tim Jadul PORY  untuk oleh oleh keluarga biar bisa cerita dengan sanak saudara di Jakarta, …

Semoga dapat bermanfaat keberadaan PORY Jadul untuk mengenalkan pariwisata Yogyakarta.

Seluruh Warga PORY (Paguyunam Onthel Rabuk Yuswo) Jogjakarta Mengucapkan

“Selamat Tahun Baru 2010”

Semoga tahun baru ini akan lebih baik dari ta

hun sebelumnya ….

Ini hanya perjalanan kecil yang kami lakukan untuk mengenang sebuah peristiwa besar yang menjadikan bangsa ini besar hingga saat ini 10 November sebuah hari dimana para pahlawan nasional dikenang jasa – jasanya dalam merebut kemerdekaan bangsa ini. Paguyuban Onthel Rabuk Yuswo mencoba mengenang jasa pahlawan dengan melakukan napak tilas ketempat tempat bersejarah itu.
Perjalanan kami mulai dari sebuah kampung di barat daya kota Yogyakarta kampung Minggiran namannya, perjalanan napak tilas 10 November ini kami mulai menuju ketempat pertama yaitu :  “Museum perjuangan nasional” dimana sebuah museum berdiri tempat menyimpan barang barang berharga bernilai sejarah tinggi bagi bangsa Indonesia, barang – barang tersebut pernah digunakan para pendiri bangsa ini untuk merebut kemerdekaan.
Walaupun hanya dengan kesederhanaan doa bersama kami panjatkan untuk mengenang pengorbanan para pahlawan nasional, agar bangsa ini terbebas dari segala macam permasalahan yang menjadikan bangsa ini semakin terpuruk, agar semangat perjuangan para pahlawan tetap berkorbar di hati anak – anak bangsa.
Perjalanan kami teruskan keselatan menuju sebuah kampung Karangkajen dimana terdapat makam Kyai H. Ahmad Dahlan dan Nyai Hj. Ahmad Dahlan dimakamkan. Jasa beliau sebagai pendiri Muhammadiyah dan Aysiah tidak terlepas dari perjalan bangsa hingga saat ini. Dengan penuh khidmat doa juga kami panjatkan. Bukan dengan kemeriahaan upacara tabur bunga, tembakan salto ataupun potong tumpeng  tapi dengan semangat perjuangan perjalanan mengguanakan sepeda ini kami lakukan untuk mengenang jasa para pehlawan.
Perjalanan kami lanjutkan menuju sebuah tempat bersejarah dimana anak bangsa gugur mempertahankan kemerdekaan tempat dimana penerbang bersaudara Adisucipto dan Adi sumarmo di tembak tentara Belanda gugur membawa obat – obatan untuk para pejuang. Kampung pandean dimana tempat pesawat tersebut ditembak jatuh oleh belanda yang kemudian diabadikan menjadi monumen Angkatan Udara .Disini kami juga berdoa untuk para pahlawan dan juga bangsa ini untuk lebih bisa menghargai kemerdekan yang direbut dengan segala pengorbanan yang dilakukan.
Dari Monumen Angkatan Udara kami melanjutkan perjalanan menuju makam Wiyata Brata tempat peristirahatan terakhir Ki. Hadjar Dewantara pendiri perguruan Nasional pahlawan kebangkitan Nasional, Pahlawan pendidikan yang dengan ketulusan hati tanpa pamrih berjuang sehingga bangsa ini bisa menjadi bangsa yang cerdas terbebas dari kebodohan hingga saat ini walaupun mungkin pendidikan saat ini hanya menjadi milik orang – orang tertentu karena dirasakan sangat mahalnnya biaya pendidikan saat ini.
Dari makam Ki Hadjar sepeda kami kayuh menuju Taman Makam Pahlawan Kusumanegara tempat terakhir para pahlawan Nasional bersemayam untuk selamannya, orang orang besar yang jasanya  sangat besar untuk bangsa ini bersemayam menjadi kusuma bangsa. Dari TMP Kusumanegara kami lanjutkan perjalanan ini menuju Rumah Jendral besar bangsa ini Jendral Sudirman, yang berjasa memimpin pergerakan nasional melalui perlawanan bersenjata dengan perang Gerilya, Beliau dalam keadaan sakit parah rela meninggalkan keluarga untuk memimpin TNI melawan penjajahan yang dilakukan belanda.Para pahlawan meninggalkan semangat perjuangan pantang menyerah yang diwariskan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk harus selalu dijaga dan dilestarikan.
Perjalanan kami akhiri di sebuah tempat paling bersejarah bagi bangsa ini yaitu monumen serangan umum 1 maret, masih terasa dan semoga terus berkobar semangat rakyat melawan belanda ditempat ini sehingga penjajah benar benar pergi meninggalkan bumi pertiwi.
Semoga perjuangan ini akan terus kami kenang dan lanjutkan, seagai anak bangsa yang mampu menghargai perjuangan untuk merebut kemerdekaan ini karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa – jasa para pahlawan pendiri negara ini.
Sepiring mie Instan dan segelas teh hangat telah menanti menggantikan lelah perjalanan napak tilas Pahlawan Nasional Paguyuban Onthel Rabuk Yuswo.

Paijo Pesek

Semakin banyaknya penggemar sepeda onthel menjadikan bisnis sepeda onthel dan kebutuhannya semakin meningkat dan banyak diminati sebagai bisnis baru yang cukup menjajikan, penggemar onthel tumbuh dengan cepat baik dikota maupun di desa, dari yang sekedar hobby mengoleksi,  tertarik tantangan mengumpulkan barang antik/ istilah lain Collector smapi hanya sekedar suka bersepeda atau ada juga yang karena memiliki warisan sepeda. banyaknnya penggemar onthel saat menjadikan bisnis sepeda onthel dan kebutuhannya semakin meningka,  akan tetapi banyak orang yang memanfaatkan situasi ini dengan mencari keuntungan pribadi.

Kebutuhan yang meningkat tinggi akan sepeda onthel  menjadikan harga sangat mahal dan  tidak rasional atau tidak sesuai dengan nilai barang tersebut, dengan aslasan barang yang didapat sudah langka dan sulit ditemukan. berikut ini kami berikan beberapa tips melakukan transaksi jual beli onthel dan kebutuhannya agar anda tidak kecewa setelah melakukan transaksi jual beli.

1. Teliti kondisi barang secara seksama  dan teliti. Pastikan bukan barang oplosan/
kasutan (untuk sepeda teliti seluruh kelengkapan)

2. Teliti keaslian barang lebih detail ( untuk sepeda lihat ditail no seri, ciri fisik, dll

3. Pastikan barang dalam kondisi layak pakai ( Kondisi Normal Apabila digunakan)

4. Cari harga pembanding agar anda mendapatkan harga yang layak.

5.  Pelajari karakter dan ciri melalui literatur yang mudah didapat (buku, Artikel Internet DLL)

6. Konfirmasi dengan seseorang yang mengerti detai barang yang akan anda beli.

7. Pastikan harga deal sudah rasional sesuai dengan kondisi barang

8. Lakukan perjajian mengenai garansi, apabila barang  bermasalah (usakan tertulis)

9. Minta bukti pengiriman, faktur, sertifikat dll apabila barang yang anda beli memiliknnya

10. HATI – HATI TERHADAP PENIPUAN.

Tips diatas hanya sebagian cara agar anda bisa mendapatkan barang yang anda dapatkan, hanya bersifat masukkan bisa anda improve sesuai dengan kondisi dan kemampuan anda,

Selamat berburu …..

Niat hati ingin mengahdiri event Jambore Onthelis di Kota Solo tapi apa dikata …. Sabtu, 24 Oktober 2009  16.00 Waktu Minggiran …. warga PORY mulai berkumpul untuk berangkat menghadiri Jambore Onthel,  hujan datang rintik – rintik menemani warga PORY Jogja yang akan berangkat sambil menunggu datangnya truck yang akan mengangkut sepeda, banyak juga warga yang tidak dapat hadir karena berhalangan ikut datang memberikan semangat kepada warga yang akan berangkat hadir dalam jambore itu,…. hawa udara tidak begitu dingin hanya rintik hujan yang terasa …. sambil bercengkrama penuh kehangatan satu keluarga Paguyuban Onthel Rabuk Yuswo …. akrab menembus batas umur status bahkan kedudukan …tetapi tanpa disadari  16.35 WIb Sebuah Petir menyambar Pohon yang berada tepat diatas warga PORY jogja yang sedang berkumpul ….. sehingga pohon tersebut menimpa warga yang berada dibawahnnya .. sambaran petir juga tidak dapat terelakkan lagi …. 6 : Pak Ade dan Pak Tri Luka Bakar, Pak sri, Pak Slamet, Bashir dan Tris menderita luka – luka akibat tertimpa Pohon orang ang warga harus dirawat intensif di Rumah sakit walupun pada pagi harinnya diperbolehkan untuk pulang …. karena menderita luka bakar dan lecet akibat tertimpa pohon ….

Suasana yang lain yang akhirnnya timbul … semangat untuk menghadiri acara akhirnnya diurungkan karena musibah ini …. dengan sangat Terpaksa Pak Totok selaku Road Manager Jambore Onthelis memutuskan untuk membatalkan menghaadiri acara tersebut …. kerja Bhakti membersihkan pohon roboh yang langsung dilakukan warga … Musibah ini dijadikan salah satu perjalanan sejarah PORY Jogja yang tidak akan terlupakan …..mohon doannya  semoga Cepat Sembuh dan dapat ngonthel bersama lagi … Buat Panitia Jambore Onthelis …. Kami mohon Maaf tidak dapat menghadiri acara ….. <PaijoPESEK>